Puasa Tarwiyah Tanggal Berapa Studyhelp from infoutama.github.io
Pengertian Puasa Tarwiyah
Puasa Tarwiyah adalah puasa sunnah yang dilakukan pada tanggal 8 Dzulhijjah atau satu hari sebelum hari raya Idul Adha. Puasa ini termasuk ke dalam rangkaian ibadah haji dan disunahkan bagi orang yang tidak sedang menunaikan ibadah haji.
Sejarah Puasa Tarwiyah
Puasa Tarwiyah berasal dari kata “tarwiyah” yang berarti memberi makanan dan minuman. Pada zaman dahulu, para jamaah haji biasa memberi makan dan minum unta mereka sebelum berangkat ke Mina. Maka, pada hari tersebut disebut dengan Tarwiyah. Saat ini, puasa Tarwiyah diperingati sebagai bentuk penghormatan pada kebiasaan para jamaah haji dahulu.
Keutamaan Puasa Tarwiyah
Puasa Tarwiyah memiliki keutamaan yang sangat besar di antaranya adalah: 1. Mampu membersihkan diri dari dosa-dosa. 2. Menjadi bekal saat menjalankan ibadah haji. 3. Mendapatkan pahala seperti orang yang berhaji.
Cara Melakukan Puasa Tarwiyah
Puasa Tarwiyah sama seperti puasa pada umumnya, yaitu menahan diri dari makan, minum, dan hal-hal yang membatalkan puasa dari terbit fajar hingga terbenam matahari. Puasa Tarwiyah dapat dilakukan oleh siapa saja yang tidak sedang menunaikan ibadah haji, baik itu anak-anak, dewasa, laki-laki, maupun perempuan.
Tanggal Berapa Puasa Tarwiyah Dilakukan?
Puasa Tarwiyah dilakukan pada tanggal 8 Dzulhijjah atau satu hari sebelum hari raya Idul Adha.
Kesimpulan
Puasa Tarwiyah adalah puasa sunnah yang dilakukan pada tanggal 8 Dzulhijjah atau satu hari sebelum hari raya Idul Adha. Puasa ini memiliki keutamaan yang besar dan dapat dilakukan oleh siapa saja yang tidak sedang menunaikan ibadah haji. Oleh karena itu, mari kita tingkatkan ibadah kita dengan melaksanakan puasa Tarwiyah.